Jabon Kendal

Karakteristik Kayu Jabon Merah ( Samama )

Jabon kendal

Kayu jabon merah (samama), merupakan jenis tanaman yang paling cepat tumbuh di daerah Sulawesi serta Maluku. Tanaman ini memiliki banyak kelebihan, seperti mampu mencapai tinggi 40 m dengan batang budar dan tegak lurus. Lingkar batang mencapai 150 dengan diameter 50-60 cm yang bisa dicapai dalam jangka waktu delapan tahun.

Kelebihan lain dari kayu  jabon merah samama ini adalah tingkat toleransinya yang tinggi terhadap cahaya. Sehingga, meski ditanam di kawasan yang terdapat naungan, pohon jabon merah samama masih bisa tumbuh baik. Termasuk jika ditanam pada ketinggian 100-1000 meter di atas permukaan laut.

Dari satu pohon tebangan jabon merah samama, mampu menghasilkan 0,8 – 1,0 m3. Dan jika perawatan yang diberikan pada pohon ini dilakukan secara maksimal, hasil yang diperoleh bisa lebih banyak lagi. Capaian ini bisa didapat ketika pohon jabon merah samama menginjak usia 10 tahun.

Untuk menyemaikan tanaman ini cukup mudah. Selain bisa dilakukan dengan bibit cabutan atau anakan di hitan, bisa pula dilakukan dengan cara menyemaikan melalui biji. Selain itu, berdasar pengujian di laboratorium membuktikan bahwa berat jenis jabon merah samama ini terhitunga 0,44-0,51. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan jabon putih. Warna kayu jabon merah pun cenderung lebih menarik, karena tekstur warnanya berwarna kemerahan yang sepintas menyerupai kayu Meranti dari Kalimantan.

Keunggulan Samama:

  • Sangat cocok ditanam di kawasan yang mudah longsor karena kemampuan samama sangat baik untuk menyimpan serta menahan air.
  • Sebagai pengasil oksigen yang cukup besar.
  • Sebagai bahan pembuat veener untuk kayu lapis dengan tujuan ekspor seperti Timur Tengah, Korea Selatan, Eropa serta Amerika Serikat.
  • Sebagai bahan lapisan luar pada produksi kayu lapis menggantikan Meranti serta kayu alam lain.
  • Log mudah dikupas baik menggunakan rotary sedergana, konvensional maupun digital dimana hasil kupasannya berupa veneer yang berkualitas prima.
  • Sebagai bahan pembuat peralatan rumah tangga, bahan bangunan maupun pertukangan.
  • Veneer dari Jabon Merah samama tidak menimbulkan masalah ketika diproses secara hot press, cold press hingga finishing.
  • Kualitas Jabon Merah Samama jauh lebih baik daripada sengon maupun benuang.

Deskripsi:

Dudukan Daun langsung dari batang

Kulit batang bagian dalam berwarna merah/kayu merah

Pertumbuhan lebih vigor/kekar

Jabon Umur 8 tahun di lokasi habitatnya:

  1. Tinggi pohon   : 30 – 40 M
  2. Diameter           : 50 – 60 cm
  3. Bebas cabang             : 10.6 M
  4. Tajuk                 : 8.5 12 M
  5. Lokasi                : Salahutu – Maluku Tengah.

Lebih tahan penyakit karena ada tanin

Kayu lebih keras

Saat ini kebutuhan pabrik mencapai 74 juta m3 setiap tahun. Sementara kapasitas yang bisa disediakna baru mencapai 34 juta m3 dimana dari angka ini yang tersedia dari Hutan Tanaman Rakyat baru mencapai 8 persen. Jika dilihat dari kebutuhan dunia, maka setiap tahun angka kebutuhan kayu mencapai 256 juta m3.

 

 

One comment

  1. jono says:

    ini blog baru jabon kendal ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>